Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Bekasi.
Acara tersebut digelar di Ores.Co Coffee & Eatery, Ciantra, pada Sabtu (4/4) sore, dan dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta keluarga besar warga Sulawesi Selatan di perantauan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota KKSS dan IWSS di wilayah Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Ketua BPD KKSS Kabupaten Bekasi, Budi Hartawinata, menyampaikan bahwa Halal bi Halal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana memperkokoh persaudaraan.

“Momentum Halal bi Halal ini adalah ruang untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah, dan memperkuat komitmen kita sebagai keluarga besar Sulawesi Selatan di tanah rantau. Saya berharap KKSS Kabupaten Bekasi terus menjadi wadah yang solid, inklusif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” ujar Budi yang juga adalah Presiden Direktur PT Arthamas Graha Andalan sekaligus pemilik Ores.Co Cafe tempat penyelenggaraan kegiatan ini dengan penuh semangat.
Sementara itu, Ketua IWSS Kabupaten Bekasi, Hj. Elviana, ST, menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga keharmonisan organisasi dan keluarga.
“IWSS hadir sebagai penguat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian. Melalui momentum ini, kami ingin mempererat hubungan antaranggota serta meningkatkan peran perempuan dalam kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Kebersamaan ini adalah kekuatan kita,” ungkapnya.
Dari tingkat pusat, Sekretaris Jenderal KKSS, Abdul Kadir Karding, turut memberikan sambutan yang sarat makna dan motivasi.

“KKSS adalah rumah besar yang menyatukan kita semua tanpa sekat. Halal bi Halal ini bukan hanya tentang silaturahmi, tetapi juga tentang merawat identitas, budaya, dan semangat gotong royong. Saya mengapresiasi KKSS dan IWSS Kabupaten Bekasi yang terus aktif dan produktif dalam membangun kebersamaan di perantauan,” tutur Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) ini antusias .
Acara semakin khidmat dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Nur Maulana, yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik balik memperbaiki diri dan memperkuat hubungan antar sesama.

Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana menekankan pentingnya menjaga hati, memperbanyak silaturahmi, serta menanamkan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
“Silaturahmi itu memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Jangan hanya saat Halal bi Halal saja kita saling menyapa, tapi jadikan ini sebagai kebiasaan sepanjang waktu,” pesannya dengan gaya khas yang hangat dan penuh semangat.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, makan bersama, serta sesi foto yang semakin menambah keakraban di antara para peserta.
Halal bi Halal ini diharapkan menjadi energi baru bagi KKSS dan IWSS Kabupaten Bekasi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat serta menjaga nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan di tanah rantau.